Marah Saat Sedang Lapar? Ini Solusinya!

Pepatah pernah mengatakan bangsa yang pemarah adalah bangsa yang rakyatnya lapar. Haha ada-ada saja ya! Ternyata ungkapan tersebut benar adanya loh! Namun bukan bangsa yang pemarah kita bahas disini, tetapi manusianya hehehe peace ?

Mengapa rasa lapar membuat orang gampang marah?

Rasa lapar biasanya diawali dengan suara ‘keroncongan’ di dalam perut, berlanjut dengan lemas dan kelelahan. Beberapa orang yang sedang lapar juga menderita sakit kepala, penglihatan kabur, kebingungan dan pusing. Selanjutnya, kelaparan akan membuat orang benar-benar bertemperamen buruk, mudah marah dan rewel. Sedangkan kemarahan adalah keadaan emosional yang disebabkan oleh keluhan atau suatu penderitaan. Orang bisa marah karena orang lain, karena ada kejadian atau karena dirinya sendiri.

Nah, segala sesuatu yang kita makan berisikan karbohidrat, lemak dan protein dalam makanan anda dicerna menjadi gula sederhana, seperti glukosa, asam amino dan asam lemak bebas akan menjadi sebuah energi yang diserap oleh pembuluh darah. Setelah itu, tubuh akan menyalurkan nutrisi-nutrisi penting ini ke semua otot, jaringan dan sejumlah bagian penting tubuh agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Selain itu, nutrisi ini juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh. Nah, jika dalam waktu yang cukup lama kita tidak makan, otomatis siklus dan proses akan terhambat sehingga kadar glukosa tubuh menurun dan energi pun berkurang. So, sudah pasti anda lapar pasti akan merasa emosional bukan?

Kemarahan hanyalah sebagai reaksi pertahanan diri

Selain penurunan kadar glukosa darah, alasan lain mengapa anda mengalami kemarahan adalah respon kontra-regulasi glukosa. Apa itu?

Ketika kadar gula turun hingga batas tertentu, otak anda akan mengirimkan instruksi ke beberapa organ tubuh untuk melepaskan hormon yang dapat meningkatkan glukosa dalam aliran darah anda.

Empat hormon utama yang mengatur kontra-regulasi glukosa tubuh yaitu hormon pertumbuhan dari kelenjar pituitary dalam otak, glukagon dalam pankreas, adrenalin (kadang disebut epinephrine), dan kortisol yang berasal dari kelenjar adrenalin. Adrenalin dan kortisol adalah hormon stres yang dilepas ke dalam aliran darah saat Anda mengalami situasi pemicu stress, tidak hanya saat Anda mengalami stress fisik dari kadar glukosa darah yang rendah.

Faktanya, adrenalin adalah salah satu hormon utama yang terkait dengan respon fight or flight alias mekanisme pertahanan diri terhadap suatu pemicu yang membuat Anda takut, seperti jika Anda melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan sesuatu yang bisa mengancam keselamatan Anda. Sama seperti dengan reaksi Anda spontan berteriak saat dikagetkan atau ditakuti, banjir aliran adrenalin yang Anda alami selama kontra-regulasi glukosa bisa menghasilkan respon yang sama.

Bagimana cara mengatasi kemarahan?

Cara termudah untuk mengatasi kemarahan adalah makan sebelum anda merasa terlalu lapar. Tetapi, makanan junk food seperti permen atau kentang goreng yang umumnya bisa memproduksi glukosa dalam jumlah besar justru akan terproses dengan sangat cepat. Pada akhirnya, makanan junk food ini hanya akan membuat emosional anda semakin bertambah. Jadi, pilihlah makanan kaya nutrisi untuk memuaskan rasa lapar anda dan mengenyangkan anda lebih lama, tanpa menumpuk kalori.

Segera makan mungkin bukan solusi ideal di setiap waktu, karena beberapa hal mungkin mencegah anda untuk langsung makan saat lapar, misalnya jam kerja kantor, atau karena anda sedang berpuasa (baik alasan keagamaan maupun sebagai cara mengatur pola makan untuk menurunkan berat badan). Pada kasus ini, ingat saja bahwa respon glukosa anda akan bereaksi untuk mengembalikan kadar gula darah anda.

Selain itu, saat anda bertahan lama tanpa makanan, tubuh akan memecah cadangan lemak untuk dijadikan energi, beberapa di antaranya akan diolah menjadi zat keton, produk sampingan dari metabolisme lemak. Keton dianggap bisa membantu menjaga rasa lapar di bawah kendali anda, karena otak bisa menggunakan keton sebagai pengganti glukosa dan energi.

Beberapa makanan yang bisa mencegah kemarahan

1. Pisang
Pisang merupakan sumber triptofan yang sangat baik dan membantu meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh. Sarapan dengan menu pisang dapat mencegah anda mengalami rasa lapar dan kelesuan sebelum makan siang. Selain itu, pisang juga kaya karbohidrat yang diperlukan untuk penyerapan triptofan.

2. Kacang Almond
Almond banyak mengandung asam amino triptofan. Kacang ini termasuk dalam daftar makanan yang memiliki daftar tingkat tertinggi yang memiliki asam amino. Ketika anda makan almond, triptofan masuk ke otak dengan cepat dan tingkat serotonin meningkat, sehingga bisa menjauhkan amarah.

3. Keju
Keju adalah makanan sumber kaya protein, asam amino esensial triptofan dan karbohidrat. Dengan demikian, keju membantu meningkatkan mood dan menghilangkan sifat mudah tersinggung dan mudah marah.

Nah guys, itulah info diatas tentang mengapa orang lapar mudah marah. Jadi, jika anda mudah emosional dan tempramen sebaiknya anda ingat kembali kapan terakhir kali anda makan. Semoga bermanfaat ya guys! Ada Aqua? Hahaha.