5 Panglima Perang Terkuat Sepanjang Masa

Peperangan merupakan suatu hal yang biasa saja ketika zaman kerajaan. Hal ini dilakukan untuk dua hal, yakni untuk memperluas wilayah kekuasaan atau untuk mempertahankan diri dari serangan kerajaan lain. Budaya seperti ini seolah-olah membawa kehidupan kerajaan ke dalam hukum rimba, siapa yang kuat dialah yang menang. Alhasil, beberapa pertempuran pun sempat memunculkan beberapa pemimpin perang terhebat di dunia dalam sejarah tersebut.

Panglima atau dalam istilah lain adalah raja perang yang memiliki hak kontrol atau berkuasa terhadap daerah beserta beberapa pasukan militer yang setia kepadanya. Tak hanya lihai dalam bertarung, akan tetapi mereka juga dihiasi dengan akhlak mulia dan unggul dalam pemikiran merancang strategi. Panglima perang kerap muncul pada sebuah peperangan, menjelang atau setelah runtuhnya sebuah negara sampai kepada munculnya stabilitas keamanan. Keberhasilan dalam perang tidak lepas dari peran dari seorang panglima yang mengontrol pasukan serta strategi perang yang dibuatnya. Karena nya kemenangan dalam peperangan tak pernah lepas dari sosok jenderal perang yang mengendalikan pasukannya dengan rapi. Berikut daftar panglima perang yang paling ditakuti pada zamannya. Simak ya guys!

1. Richard I

richard-215x300

Salah satu raja Inggris paling legendaris adalah Richard I, lahir di Oxford tahun 1157, ia seorang raja yang gagah berani dan dijuluki Richard The Lion Heart (raja berhati singa). Richard I merupakan raja Inggris sekaligus panglima perang pada tahun 1189-1199. Dalam perang salib III, Richard mendapat lawan yang tangguh yaitu tentara-tentara Islam dibawah komando panglima perang Salahuddin Al Ayyubi yang dapat mengalahkan tentara-tentara pasukan salib sebelumnya, namun pada satu sesi pertempuran di Arsuf pasukan Richard berhasil memukul mundur pasukan Salahuddin Al Ayyubi, tapi sayangnya hanya beberapa saat setelah itu tentara-tentara Eropa berhasil di kalahkan lagi oleh pasukan Muslim dan tidak berhasil merebut kota suci Yerussalem.

2. Julius Caesar

julius_caesar_statue-204x300

Julius Caesar adalah seorang tokoh dunia, jenderal perang sekaligus politikus Romawi yang berperan dalam transformasi Romawi menjadi kekaisaran. Ia dianggap sebagai pemimpin Romawi terbesar sepanjang sejarah. Penaklukannya ke Gallia memperluas kekuasaan Romawi hingga Samudera Atlantik. Caesar memenangkan perang sipil di Republik Romawi dan memulai reformasi di Masyarakat dan pemerintah Romawi. Dia memproklamasikan sebagai pemimpin Romawi seumur hidup dan menjadi diktaktor dengan pemerintahan terpusat. Julius Cesar meninggal dunia pada tanggal 15 Maret 44 SM akibat ditusuk hingga tewas oleh penghianat Markus Julius Brutus dan beberapa senator Romawi. Akibat pembunuhan itu terjadi perang saudara ke-2 yang mengakibatkan berakhirnya era Republik Romawi dan menjadi awal dari Kekaisaran Romawi dibawah kekuasaan cucu lelaki dan putra angkatnya Kaisar Agustus.

3. Napoleon Bonaparte

napoleon-185x300

Napoleon Bonaparte adalah jendral sekaligus Kaisar Perancis paling dikenal yang lahir pada 15 Agustus 1769. Awalnya dia hanya seorang perwira biasa. Pada usia yang masih belia, dia masuk Akademi Militer Perancis. Karir militer Napoleon semakin meningkat pasca Revolusi Perancis tahun 1789. Pada usia 25 tahun, keberuntungan mulai menghampirinya. Pada usia tersebut, Napoleon diangkat menjadi panglima perang kerajaan Perancis. Keberhasilan Perancis di bawah Napoleon mengalahkan lawan-lawannya membawa kekhawatiran tersendiri bagi Inggris yang memprediksi kalau Perancis akan menginvasi Inggris begitu berhasil menguasai Eropa daratan. Maka, pada tahun 1803 Inggris pun kembali menyatakan perang kepada Perancis setelah keduanya sempat terlibat kesepakatan damai setahun sebelumnya. Perancis sadar kalau Inggris merupakan negara kepulauan dengan angkatan laut terkuat di dunia sehingga untuk mengatasinya, Perancis pun mulai menempatkan ratusan ribu tentaranya di kota pesisir Boulogne sambil menyiapkan kapal-kapalnya di tempat lain. Sementara di luar Perancis, kapal-kapal Inggris menyerang kapal-kapal dagang milik Perancis. Pasukan Napoleon tersebut berhasil menang di daratan namun habis kalah di lautan.

4. Jenderal Soedirman

jenderal-sudirman-200x300

Ia merupakan Pahlawan Pembela Kemerdekaan yang tidak perduli pada keadaan dirinya sendiri demi mempertahankan Republik Indonesia yang dicintainya. Ia tercatat sebagai Panglima sekaligus Jenderal pertama dan termuda Republik ini. Pada saat pasukan Belanda kembali melakukan agresinya atau yang lebih dikenal dengan Agresi Militer II Belanda, Ibukota Negara RI berada di Yogyakarta sebab Kota Jakarta sebelumnya sudah dikuasai. Jenderal Sudirman yang saat itu berada di Yogyakarta sedang sakit. Keadaannya sangat lemah akibat paru-parunya yang hanya tingggal satu yang berfungsi.Maka dengan ditandu, ia berangkat memimpin pasukan untuk melakukan perang gerilya. Kurang lebih selama tujuh bulan ia berpindah-pindah dari hutan yang satu ke hutan yang lain, dari gunung ke gunung dalam keadaan sakit dan lemah sekali sementara obat juga hampir-hampir tidak ada.

Tapi kepada pasukannya ia selalu memberi semangat dan petunjuk seakan dia sendiri tidak merasakan penyakitnya. Namun akhirnya ia harus pulang dari medan gerilya, ia tidak bisa lagi memimpin Angkatan Perang secara langsung, tapi pemikirannya selalu dibutuhkan. Ajal menjemputnya di usia yang masih cukup muda 34 tahun dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta.

5. Khalid Bin Walid

Khalid-bin-Walid-300x288

Khalid bin Wali bergelar Sayf Allah (Pedang Allah) adalah salah satu jenderal Islam semasa Nabi Muhammad SAW hingga khalifah berikut nya, Abu Bakr dan Umar. Khalid bin Walid masuk islam setelah pertempuran Uhud yang banyak merenggut para pejuang muslim. Dalam perang itu Khalid bin Walid menjadi panglima tentara kaum kafir Quraisy. Ia masuk Islam setelah mendengar lantunan ayat suci Al Qur’an surat Al-Hujarat ( Qs 49:13 ) yang dibacakan oleh Bilal, seorang budak hitam dan buta huruf. Para sejarawan mencatat, dia tidak pernah kalah dalam satu peperangan pun dari ke seratus perang yang dipimpinnya, dia berkata tentang dirinya, “Sungguh dengan tanganku ini telah terpotong sembilan pedang pada saat peperangan Mu’tah sehingga tidak tertinggal di tanganku kecuali sebuah pedang yang berasal dari Yaman.” Sungguh umat Muslim patut berbangga kepada jenderal perang Islam yang paling ditakuti pada zaman nya ini.

Well itu tadi 5 panglima perang yang begitu melegenda dan juga paling ditakuti di dunia. Kekuatan suatu kerajaan sangat bergantung di tangan mereka. Semoga tulisan ini menambah wawasan anda guys, terima kasih.

5 Panglima Perang Terkuat Sepanjang Masa

Pengetahuan |