Ini Dia Pengakuan Para Kanibal, No. 3 ‘Seram’

Kanibalisme adalan tindakan memakan daging makhluk hidup yang dilakukan oleh makhluk hidup dengan jenis yang sama. Kanibalisme memang sudah ada sejak awal peradaban manusia. Hingga kini, masih ada beberapa kasus kanibalisme yang terjadi antar manusia. Misal hyena memakan sesama hyena, laba-laba betina memakan laba-laba jantan usai mereka melakukan ritual reproduksi, dan terakhir manusia memakan manusia. Dalam sejarah manusia, ditemukan banyak sekali pelaku kanibal. Mulai perorangan hingga sekelompok suku.

Suku Carib misalnya, adalah suku yang disebut-sebut sebagai suku pertama yang diketahui melakukan kanibalisme. Nama Carib sendiri merupakan nama yang diberikan oleh Columbus yang berasal dari nama “caniba” atau “Caribbean” yang berarti “manusia yang memakan manusia lain”. Seiring perkembangan zaman, praktik kanibalisme semakin dipandang aneh dan menakutkan. Namun tidak jarang kasus semacam itu masih bisa ditemukan di masa modern sekarang ini.

Sebagian cerita kanibalisme itu sangat menakutkan hingga bisa membuat bulu kuduk berdiri. Berikut pengakuan para kanibal di dunia. Yuk di simak guys!

1. Armin Meiwes

1-6-300x229

Pria kanibal asal Jerman, Armin Meiwes, membeberkan cara dirinya memasak daging steak yang terbuat dari tubuh manusia. Yang buat merinding ialah pengakuannya sangat menikmati proses demi proses. Armin Meiwes mengaku Brandes menawarkan dirinya sendiri untuk dimakan olehnya dan ia menyetujui tawaran itu. Dan kini, Meiwes menjelaskan bagaimana ia melakukan hal itu melalui rekaman dokumenter.

“Hias meja makan dengan lilin,” kata Meiwes dalam video untuk memulai ‘ritual’ dirinya memakan manusia. Ia menjelaskan, sebelum menyantap daging, ia selalu menyiapkan meja dengan rapi dan memasak dengan baik.

Tahun 2001, Meiwes mengeksekusi kemauan Brandes yang ingin disantap tubuhnya oleh kanibal. Ia memulai semuanya dengan hati-hati, termasuk membacakan novel Star Trek sebelum membunuh Brandes. Ia mengaku memotong Brandes menjadi beberapa bagian, lalu menguburkan kepala pria itu di kebun. Sisa tubuh Brandes disimpan di dalam lemari es. Daging Brandes diolah menjadi steak, ia mengatakan, menyantap daging tersebut bersama sayuran.

“Rasanya sangat aneh. Namun saya tak bisa menjelaskan apa yang saya rasakan. Saya menghabiskan waktu lebih dari 40 tahun untuk menunggu kesempatan itu. Menyantap daging manusia adalah mimpi saya,” katanya.

Pembuat dokumenter tentang Meiwes mengaku terpaksa memotong beberapa adegan agar penonton rekaman itu tak merasa mual atau ikut terobsesi.

Meiwes mengaku mulai memikirkan kanibalisme sejak masa remaja. Ia makin terobsesi setelah ibunya meninggal dunia. Apalagi saat itu, Meiwes menemukan sebuah ruang chat di internet, dimana orang-orang menyediakan diri mereka sendiri untuk dikorbankan pada pelaku kanibal.

Pria berkacamata ini ditangkap polisi pada tahun 2002. Ketika ditangkap, ia mengaku daging yang berada dalam lemari pendinginnya adalah daging babi liar. Namun belakangan ia mengakui bahwa itu adalah daging manusia.

“Brandes datang kepada saya atas keinginannya sendiri. Ia menawarkan diri karena ingin mengakhiri hidupnya. Bagi Brandes, kematiannya adalah kematian yang indah,” kata Meiwes.

Ia menghabiskan waktu selama delapan tahun di balik jeruji besi dan kini ia diyakini telah menjadi seorang vegetarian.

2. Issei Sagawa

2-300x189

Jika ada pembunuh kanibal yang tetap bisa menghirup udara bebas, Issei Sagawa orangnya. Salah satu pelaku kanibal paling terkenal di dunia seorang pria berkewarganegaraan Jepang. Kejadian mengerikan ini terjadi pada tahun 1981 di Perancis. Issei memperkosa, membunuh hingga memutilasi wanita bernama Renne Hartevelt di rumahnya. Lalu selama dua hari dia memakan semua bagian tubuh Renne dengan sangat mengerikan.

Issei mengatakan jika rasa daging manusia seperti daging sapi Kobe setelah dibumbui. Daging mentah manusia rasanya hambar namun dapat meleleh di tenggorokan seperti saat makan tuna mentah di sashimi. Bagian paling Issei suka adalah paha, Issei mengatakan bagian itu paling nikmat, bahkan tidak ada daging sapi yang bisa mengalahkannya. Saat ini Issei hidup bebas di Jepang, bahkan menjadi terkenal setelah ia menulis buku yang menjelaskan pengalamannya memakan daging manusia.

3. Sumanto

3-6-300x300

Menyantap daging manusia bagi Sumanto merupakan kebutuhan, setelah dia menimba ilmu sesat untuk memperolah ilmu kesaktian yang dipelajari dari gurunya, Taslim yang kini tinggal di Temanggung Jawa Tengah. Antara murid dan guru pertama kali bertemu di perantauan, Lampung. Kesempurnaan ilmu akan tercapai jika sudah menyantap tujuh daging manusia.

Menurut pengakuan Sumanto, untuk memperdalam ilmu seperti yang diajarkan gurunya, ia harus memakan tujuh orang. Saat ini, katanya, ia sudah makan tiga orang. Dua orang disantapnya saat ia masih bekerja di Lampung. ”Tahun 1988, saya merantau ke Sumatera dan bekerja serabutan. Kemudian, beberapa lama di sana, saya kenalan dengan Taslim yang sekaligus menjadi guru saya. Agar menemukan kedamaian yang abadi dan bisa menghidupkan orang mati, Taslim meminta agar saya makan tujuh orang. Terus, kalau ingin lebih hebat lagi agar memakan 21 orang. Kalau masih pingin lebih hebat lagi, harus memakan 41 orang. Saya sendiri memilih yang tujuh orang,” kata Sumanto dengan lancar. Korban pertama dan kedua disantap ketika dia bekerja di Pabrik Gula Lampung. Korban pertama adalah rekan seperantauan, kedua adalah penjahat yang akan merampoknya.

Sebelum disantap, korban dikuliti lebih dahulu. Mayat satu orang itu dihabiskannya dalam waktu sehari semalam. Hanya tulang dan organ dalam yang tidak disentuh dan dibiarkan membusuk di tengah rimbunnya pohon tebu. ”Saya hanya mengambil kemaluan orang tersebut untuk dijadikan jimat. Sampai saat ini masih tersimpan,” kata Sumanto tanpa rasa berdosa. Menurutnya, daging manusia tidak enak, berbau menyengat dan terlalu banyak lemak. Lebih enak daging anjing, tikus atau kucing. Namun, keunggulannya setelah makan daging manusia hatinya lebih tenteram.

Nah guys, inilah orang-orang kanibal yang paling fenomenal di dunia. Menurut kamu mana yang lebih seram guys?