Dewa-Dewi Mitologi Mesir

Kita tahu bahwa kepercayaan peradaban Mesir Kuno sangatlah banyak, mulai dari piramida, patung-patung, kerajaan Fir’aun dan yang paling banyak di berbagai media adalah Dewa-Dewi nya. Mesir banyak menyimpan Dewa-Dewi yang sering di sembah pada saat itu. Nah, dibawah ini adalahh beberapa Dewa-Dewi yang sering di sembah pada zaman itu.

1. Amun-Ra

amun ra1

Sebagai Zeus dalam bahasa Yunani, Amun-Ra atau Amon di Mesir dianggap sebagai raja para Dewa dan Dewi. Dipercaya sebagai ayah dari Firaun dan berperan sebagai Dewa pencipta. Ia adalah pelindung kaum miskin dan merupakan Dewa kesalehan. Amun menciptakan dirinya sendiri tanpa ibu dan ayah. Selama ‘Kerajaan Baru’ di Mesir ia menjadi Dewa besar di teologi Mesir. Amun-Ra tidak secara fisik yang menciptakan alam semesta. Posisinya adalah sebagai Raja Dewa. Selain Osiris, Amun-Ra adalah nama Dewa yang paling banyak tercatat dalam peninggalan-peninggalan Mesir.

2. Mut

mut

Dalam bahasa Mesir, Mut berarti ibu. Oleh karena itulah Dewi ini cukup banyak dipuja oleh orang Mesir. Dewi ini memakai 2 buah mahkota di kepalanya yang melambangkan bagian atas dan bawah dari Mesir. Mut sendiri merupakan istri dari Amon dan ibu dari Khons. Mut juga dijuluki “Dia yang melahirkan tetapi dirinya tidak dilahirkan“, Mut digambarkan sebagai Hering putih termasuk yang spesies burung. Ada juga yang mengatakan Mut digambarkan sebagai kucing, king cobra, sapi dan bahkan singa. Mut banyak di percaya dan disembah oleh banyak penguasa di Mesir pada zaman itu.

3. Osiris

Osiris

Osiris disebut-sebut sebagai Dewa maut di Mesir, kekuasaannya terdapat di barat, ia menghakimi jiwa manusia menurut pahala dan dosa yang mereka kumpulkanSecara teori ia memiliki tampilan kulit berwarna hijau dengan menggunakan janggut Firaun. Sebagian tubuhnya dibalut seperti mumi, mengenakan mahkota yang unik dengan dua bulu burung unta di kedua sisinya memegang atribut kait dan cambuk. Osiris merupakan salah satu Dewa yang paling banyak disembah di peradaban Mesir Kuno.

Ketika Osiris meninggal dibunuh oleh Seth, ia meninggalkan dan pengetahuan kepada anaknya, Horus. Membuat Horus berhasil mengalahkan Seth dan menjadi Raja Mesir. Sejak saat itulah Osiris sering digambarkan sebagai Raja dari para orang-orang yang sudah meninggal dan menjadi hakim di alam baka.

4. Anubis

anubis

Sebelum Osiris meninggal, Anubis lah yang memegang kendali. Anubis merupakan keturunan RA, dia juga digambarkan sebagai manusia berkepala serigala bertubuh manusia ataupun dalam bentuk tubuh serigala lengkap mengenakan pita dan memegang cambuk di tangannya.

Anubis merupakan Dewa yang bertanggung jawab mengantarkan roh-roh ke alam baka. Di dalam alam baka tersebut  Anubis akan menjadi Dewa yang menentukan kemana roh akan pergi dengan menimbang jantung mereka. Anubis juga merupakan simbol dari kebangkitan.

5. RA

RA

Ra atau Re memegang posisi penting dalam sejarah Mesir, digambarkan berwujud sebagai matahari. Ra dipercaya selalu lahir kembali setiap pagi dan meninggal di saat senja. Ketika ia meninggal, Ra dikatakan melakukan kunjungan ke dunia akhirat. Sering disimbolkan sebagai pria dengan kepala Elang dan ia selalu dihubungkan dengan Piramid. Pertanda kebangkitan Firaun membuat dirinya menjadi sosok Dewa yang sangat dikenal dunia.

6. Horus

horus

Horus dipercaya memiliki posisi khusus di peradaban Mesir kuno. Dianggap sebagai keturunan Isis dan Osiris, ia membalas kematian ayahnya dan menguasai Mesir. Orang-orang Mesir Kuno memiliki kepercayaan bahwa Firaun di Mesir merupakan titisan dari Dewa Horus. Sumber mengatakan bahwa Horus berkepala elang juga rajawali yang mempunyai mahkota di kepalanya. Orang-Orang Mesir percaya bahwa Horus merupakan Dewa penguasa langit dan pemberi cahaya.

7. Sekhmet

sekhmet

Sekhmet merupakan salah satu Dewa yang membantu memenangkan Firaun dalam peperangan. Sekhmet digambarkan berwujud singa betina di Mesir kuno dan dikenal mempunyai karakter yang kejam.

8. Thoth

thoth

Thoth dianggap sebagai salah satu Dewa yang penting di Mesir. Ia sering digambarkan dengan lelaki berkepala iblis. Dia memimpin masyarakat setempat, Thoth diberi nama Hermopolis oleh orang-orang Yunani. Thoth merupakan salah satu Dewa yang disembah karena dipercaya menjadi sumber dari segala pengetahuan.

Sebagai Dewa yang berdiri di antara sisi baik dan jahat, Thoth sangat menguasai ilmu yang berkaitan dengan ilmu fisika. Bersama dengan temannya Ma’at, mereka berdua menjaga keseimbangan alam semesta menggunakan pengetahuan mereka.

9. Hathor

hathor

Ia adalah seorang Dewi Mesir Kuno yang memiliki sifat feminin, penuh cinta serta keibuan. Dia adalah salah satu Dewi yang paling penting dan paling populer sepanjang sejarah Mesir Kuno. Wujud Hathor banyak terdapat di kuburan orang Mesir Kuno, dia digambarkan sebagai “pemimpin Barat” dan menyambut orang mati ke kehidupan selanjutnya. Dia juga disebut membantu proses kelahiran manusia. Peran lainnya adalah seorang Dewi musik, tari dan kesenian lainnya.

10. Seth

seth

Seth atau biasa juga disebut dengan Set adalah Dewa penguasa gurun dan badai. Dirinya kemudian bekerja sama dengan iblis untuk menimbulkan kekacauan dan juga kegelapan membuat dirinya digambarkan sebagai kejahatan. Seth tadinya merupakan salah satu Dewa penting yang termasuk dalam keturunan Osiris dan Isis. Namun akibat perbuatannya, dia dihapus dari keturunan Osiris dan Seth pun akhirnya beralih menjadi setan dan gambarnya dihapus dari kuil.

11. Geb

geb

Ia uga dikatakan sebagai Bapa ular yang menumbuhkan tanaman dan penyembuhan penyakit. Dengan angsa dan berbagai macam ular di kepalanya, pria berjanggut ini diyakini menyebabkan gempa bumi setiap kali dia tertawa. Geb adalah Dewa yang menguasai bumi. Geb adalah suami dari Dewi Nut. Dia juga ayah dari Osiris, Isis, Nepthys dan Seth. 

Guys, sekian info tentang Dewa-Dewi Mesir pada zamannya, semoga bermanfaat bagi anda yang penasaran tentang mitologi Mesir. Terimakasih.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *